Kamis, 10 Oktober 2013

Fungsi Keluarga Dan Hubungannya Dengan Individu Serta Lingkungan Masyarakat


Nama : Muhammad Solihin
Kelas : 1KB07
NPM : 26113150


PENGERTIAN INDIVIDU
“Individu” berasal dari kata latin. “Individuum” artinya “yang tak terbagi”. Jadi, merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta tingkah laku spesifik dirinya.

PENGERTIAN MASYARAKAT

Masyarakat adalah sekumpulan orang yang terdiri dari berbagai kalangan dan tinggal didalam satu wilayah, kalangan bisa terdiri dari kalangan orang mampu hingga orang yang tidak mampu. Masyarakat yang sesungguhnya adalah sekumpulan orang yang telah memiliki hukum adat, norma-norma dan berbagai peraturan yang siap untuk ditaati.

PENGERTIAN KELUARGA
 
Keluarga adalah satuan masyarakat yang terkecil sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Keluarga biasanya terdiri dari kakek, nenek, suami, isteri dan anak-anak. Anak-anak inilah yang nantinya berkembang dan mulai bisa melihat dan mengenal arti diri sendiri dan kemudian belajar melalui pengenalan itu.

FUNGSI KELUARGA

Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.

MACAM – MACAM FUNGSI KELUARGA

Fungsi Biologis
Dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anak-anaknya. Karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan.

Fungsi Pemeliharaan
Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya terlindung dari gangguan udara, penyakit dan bahaya lainnya.

Fungsi Ekonomi
Keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok yaitu, kebutuhan makan dan minum, kebutuhan pakaian untuk menutup tubuhnya dan kebutuhan tempat tinggal.

Fungsi Keagamaan
Keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Fungsi Sosial
Keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat.

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Allah SWT di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.

Individu dengan keluarga
hubungan ini sangatlah mutlak. Dikarenakan individu terlahir dari keluarga, tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang suatu saat individu ini akan membentuk keluarganya sendiri. Peran individu dalam keluarga merupakan resultan dari relasi biologis, psikologis dan sosial. Relasi khusus ini mencangkup kebudayaan lingkungan keluarga yang dinyatakan melalui bahasa (adat-istiadat, kebiasaan, norma-norma, dan nilai-nilai agama). 

Individu dengan masyarakat
hubungan ini adalah tahap selanjutnya dari seseorang yang telah mempelajari cara berinteraksi yang sudah diajarkan dalam keluarga. Dalam hal ini, individu memasuki suatu ruang lingkup yang sangat luas karena terdapat individu yang berbeda dan berasal dari berbagai daerah. Masyarakat itu bersifat makro. Sifat makro diperoleh dari kenyataan, bahwa masyarakat pada hakiaktnya terdiri dari sekian banyak komunias yang berbeda, sekaligus mencakup berbagai macam keluarga, lembaga dan individu – individu.

CONTOH HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU DENGAN KELUARGA ATAU MASYARAKAT

Individu dengan Keluarga
- Saling menutupi kekurangan antar anggota keluarga
- Saling membantu untuk mempertahankan keharmonisan keluarga
- Saling melindungi dan memberikan kasih sayang ke keluarga

Individu dengan Masyarakat
- Saling bergotong royong
- Membantu orang yang terkena musibah/bencana alam
- Ikut serta dalam menjaga lingkungan sekitar

SUMBER :
http://ulfizulfa.wordpress.com/2012/11/18/tugas-isd-ke-2/
http://wafiq-agito.blogspot.com/2012/11/fungsi-keluarda-hubungan-antara.html


Rabu, 02 Oktober 2013

Manusia Sebagai Makhluk Sosial Dan Contohnya


Nama : Muhammad Solihin
Kelas : 1KB07
NPM : 26113150

Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan yang lainnya. Manusia tidak dapat mencapai suatu keiinginan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan cara mengkomunikasikan pemikiran dan perasaannya. Manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya adalah makhluk yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain, serta bagaimana tanggung jawab dan kewajibannya di dalam kebersamaan.

Karakteristik Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Sudah lama sekali konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada yang menitik beratkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Dimana memiliki unsur-unsur keharusan biologis, yang terdiri dari:
a. Dorongan untuk makan
b. Dorongan untuk mempertahankan diri
c. Dorongan untuk melangsungkan jenis
Dari tahapan diatas menggambarkan bagaimana individu dalam perkembangannya sebagai seorang makhluk sosial dimana antar individu merupakan satu komponen yang saling membutuhkan. Sehingga komunikasi antar masyarakat ditentukan oleh peran manusia sebagai makhluk sosial. Pada umumnya hasrat untuk meniru itu kita lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok tetapi juga terjadi didalam kehidupan masyarakat secara luas, manusia itu sendiri membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sendiri malalui proses meniru. Sehingga secara jelas bahwa manusia itu sendiri punya konsep sebagai makhluk sosial.

KEDUDUKAN Manusia sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia sebagai warga masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia selalu membutuhkan manusia lain. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dapat dikatakan bahwa sejak lahir, dia sudah disebut sebagai makhluk sosial. Hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan politik akan membentuk hukum, mendirikan kaidah perilaku, serta bekerja sama dalam kelompok yang lebih besar. Dalam perkembangan ini, spesialisasi dan integrasi atau organisasi harus saling membantu. Sebab kemajuan manusia nampaknya akan bersandar kepada kemampuan manusia untuk kerjasama dalam kelompok yang lebih besar. Kerja sama sosial merupakan syarat untuk kehidupan yang baik dalam masyarakat yang saling membutuhkan. Kesadaran manusia sebagai makhluk sosial, justru memberikan rasa tanggung jawab untuk mengayomi individu yang jauh lebih ”lemah” dari pada wujud sosial yang ”besar” dan ”kuat”. Kehidupan sosial, kebersamaan, baik itu non formal maupun dalam bentuk-bentuk formal dengan bijaksananya wajib mengayomi individu.

PENGEMBANGAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal ini menunjukkan kondisi yang interdependensi. Di dalam kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup, warga masyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi dan interdependensi itu mengandung konsekuensi sosial baik dalam arti positif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan dari nilai-nilai sekaligus sifat manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi antarindividu. Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hak pribadi demi kepentingan bersama dalam rangka ini dikembangkanlah perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan. Manusia juga mempunyai perasaaan emosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan mendapat tanggapan emosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan kasih sayang, pengakuan harga diri, dan berbagai rasa emosional lainnya. Tanggapan emosional tersebut hanya dapat diperoleh apabila manusia berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain dalam suatu kehidupan bermasyarakat. Dalam berhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki sifat khas yang dapat menjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik merupakan salah satu sifat khas yang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kant mengatakan, "Manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan". Jadi jika manusia tidak dididik maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal ini telah terkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian terhadap anak terlantar. Hal tersebut memberi penekanan bahwa pendidikan memberikan kontribusi bagi pembentukan pribadi seseorang. Dengan demikian manusia sebagai makhluk sosial berarti bahwa disamping manusia hidup bersama demi memenuhi kebutuhan jasmaniah, manusia juga hidup bersama dalam memenuhi kebutuhan rohani.

KESIMPULAN
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya.
Dapat disimpulkan, bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
a.  Manusia taat pada aturan, norma sosial.
b.  Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
c.  Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d.  Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.

CONTOH MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
a. Manusia membutuhkan rumah untuk tinggal. Dia tidak dapat membuat rumah itu sendiri, tapi membutuhkan bantuan arsitektur dan tukang bangunan.
b. Manusia membutuhkan sandang. Banyak dari kita tidak bisa menjahit apalagi membuat baju. Hal ini membuat dia membutuhkan orang lain untuk membuatkan baju untuk dirinya.

                   

Kamis, 26 September 2013

Hubungan Ilmu Sosial Dasar Dengan Sistem Komputer

Nama : Muhammad Solihin
Kelas : 1KB07
NPM : 26113150


PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR

Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah pengetahuan yang mengkaji masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam ilmu-ilmu sosial seperti : Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Antropologi, Psykologi Sosial.

TUJUAN ILMU SOSIAL DASAR
 
  1. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah – masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
  2. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
  3. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya secara kritis dan interdisipliner.
  4. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dandapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan  masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
Tujuan diberikannya mata kuliah ilmu sosial dasar yaitu dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, perpepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan, sehingga lebih peka terhadapnya.
Ilmu sosial dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu-ilmu sosial yang dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu memiliki objek dan metode ilmiahnya sendiri-sendiri yang  tidak mungkin dipadukan.
Ilmu sosial dasar bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri, karena ilmu sosial dasar tidak memiliki objek dan metode ilmiah tersendiri dan juga tidak mengembangkan penelitian sebagai mana suatu disiplin ilmu, seperti ilmu-ilmu sosial di atas.
Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/03/ilmu-sosial-dasar-isd/


APA ITU SISTEM KOMPUTER ?

Sebagian masyarakat mungkin sudah mengenal Sistem Komputer, karena dari kata “Komputer” sendiri sudah mengandung makna bahwa itu berkaitan dengan Komputer itu sendiri. Sistem Komputer itu sendiri memiliki arti kata yaitu dari kata “Sistem” dan kata “Komputer” . Sistem adalah suatu tatanan yang saling terhubung dan memiliki lintasan dalam komponen-komponen yang ada. Dan untuk istilah Komputer sendiri adalah perangkat keras dan perangkat lunak yang saling terhubung dengan bantuan brainware (Pengguna).
Dalam kaitannya dengan Ilmu Sosial Dasar, perkembangan perangkat keras di dunia teknologi informasi juga berkembang sangat pesat. Komputer (prosesor computer) telah digunakan diberbagai bidang seperti mesin-mesin industri, bidang keamanan, games, dan sebagainya. Lalu apa yang mendasari semuanya itu ? Semuanya saling berkaitan dengan Ilmu Sosial, tetapi dalam kaitannya dengan Komputer tentu ada hal yang menguntungkan dan ada pula yang dirugikan dalam sebuah sosialisainya, banyak jejaring sosial yang telah dikembangkan oleh para ahli komputer. Seperti Facebook, Twitter, dan masih banyak lainnya. Tetapi semua itu belum bisa menjadikan manusia saling bersosialisasi. Karena semua itu hanya saling terhubung dalam dunia maya.

APA HUBUNGANNYA ANTARA ILMU SOSIAL DASAR DENGAN SISTEM KOMPUTER DALAM SUATU KEHIDUPAN ?

Dalam suatu kehidupan sekarang memang yang namanya manusia tidak lepas dari Teknologi. Semua teknologi itu tentunya diciptakan oleh seseorang yang ahli dibidang teknologi, semua itu diciptakan tentunya untuk membantu manusia dalam kehiduan sehari-hari. Dalam kesehariannya manusia tidak lepas dari komunikasi antar sesamanya. Namun bagaimana untuk jarak yang jauh seseorang dapat saling berkomunikasi, maka diciptakanlah Handphone, Komputer, dll. Komputer sendiri memiliki banyak kegunaan baik untuk pengerjaan tugas-tugas kantor, komputer sendiri dapat digunakan untuk sarana komunikasi jarak jauh. Dalam Sistem Komputer mahasiswa diajarkan mengenai jaringan, program-program logika dan elektro (berkaitan dengan perangkat keras) tentunya disini mahasiswa diharapkan dapat menciptakan alat yang lebih inovasi dan dapat digunakan oleh banyak orang. Terciptanya Sistem Komputer juga memiliki tujuan, yaitu :
Menguasai ilmu dasar dan teknologi pengolahan informasi yang berbasis komputer dan mampu menganalisis, merancang, membangun, dan menciptakan perangkat keras yang berbasiskan komputer (sistem tertanam/sistem embeded).
Tentunya ini saling berhubungan, antara Ilmu Sosial Dasar dengan Sistem Komputer dalam suatu kehidupan adalah untuk menjadikan manusia yang terampil dan inovasi tentunya.

Senin, 26 Agustus 2013

Jenis-Jenis Variabel

Variabel ada berbagai jenis. Di VB.Net, tiap jenis variabel akan memiliki cakupan sendiri-sendiri, juga memakan tempat di memori yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasan beberapa variabel :

Boolean
Variabel Boolean bisa menampung data True atau False. Dari dalam Visual Basic, sebenarnya nilai ini disimpan sebagai angka 1 dan 0 yang menentukan True atau False. Nilai boolean ini digunakan dalam statement kondisional untuk menentukan bagian tertentu dari kode dieksekusi atau tidak. Jadi ini gunanya untuk flow control.

Char
Nilai Char berisi satu karakter, seperti huruf “B”. Nilai dari char ini bisa terdiri dari karakter apapun. Jangkauannya dari mulai 0 ke 65.553. Ini juga bisa digunakan untuk menyimpan data dari tabel ASCII. Misalnya huruf Z digunakan untuk variabel “Char”, sementara angka 90 digunakan di lokasi variabel.

Byte
Variabel Byte berisi angka positif dari 0 sampai 255. Karena range-nya yang terbatas, byte harus digunakan dengan berhati-hati. Kalau diisikan nilai negatif atau nilai yang lebih besar dari 255, maka variabel Visual Basic ini akan error.

Date
Date dari Visual Basic menyimpan data tanggal dan waktu. Tanggal ditentukan dalam #mm/dd/yyyy#. Contohnya May 23 2013 akan dideklarasikan sebagai #5/23/2013#. Visual Basic menyediakan beberapa mekanisme untuk bekerja dengan variabel Date. Misalnya bisa menghitung berapa enam bulan dari tanggal sekarang.

Decimal
Variabel Decimal bisa menyimpan keseluruhan nomor desimal, hingga 29 tempat desimal. Ketika bekerja dengan angka pecahan, ini bisa direkomendasikan. Hanya saja kalau ke bilangan bulat, lebih baik menggunakan integer, karena lebih efisien dalam penggunaan memori dibandingkan dengan tipe variabel.

Double
Variabel Double digunakan untuk menyimpan nilai yang sangat besar yang membutuhkan lebih dari 28 tempat desimal. Double bisa berisi angka positif dari range 4.94065645841246544E-324 hingga 1.79769313486231570E+308 dan angka negatif dari -1.79769313486231570E+30 hingga -4.94065645841246544E-324. Variabel Double bisanya digunakan ketika hendak men-develop aplikasi ilmiah menggunakan Visual Basic. Dan jarang dipakai untuk programmer kebanyakan.

Integer
Variabel Integer digunakan untuk menyimpang angka antara -2,147,483,648 hingga 2,147,483,648. Variabel Integer ini tidak bisa menampung angka yang punya nilai pecahan/desimal. Karena ini akan digenapkan secara otomatis.

Object
Variabel Object merupakan tipe variabel yang dapat digunakan untuk menyimpan semua tipe data. Karena fleksibilitas ini, Variabel Object memakan lebih banyak memori dibandingkan dengan tipe variabel lainnya. Untuk alasan inilah, lebih efisien menggunakan tipe variabel yang sesuai dengan kebutuhan daripada menggunakan Object.

Long
Variabel Long digunakan untuk menyimpan semua bilangan antara -9,233,372,036,854,775,808 hingga 9,233,372,036,854,775,807.

Short
Variabel Short di VB menyimpan angka antara -32,768 hingga 32,767.

String
Variabel String menyimpan berbagai karakter yang menyusun kata atau kalimat. Variabel String ini ditutup dengan tanda petik dua (“). Misalnya string “Halo” atau “Halo, ini adalah teks tertentu”. Visual Basic menyediakan berbagai mekanisme untuk bekerja dan memanipulasi string.

Semoga Artikel Ini Bermanfaat Untuk Anda.